cinta seorang gadis kecil
kamu membuat aku seperti rollercoaster. kadang kamu membawaku ke arena atas atau kelokan,tapi kadang kamu hanya membawaku ke jalur datar.
aku jatuh cinta dan aku menikmati setiap jalur yg kamu bawa itu. aku menyukai kamu yg apa adanya, bukan ada apanya. tindakanmu memberi pelajaran padaku bahwa seorang lelaki sejati atau bad boy pun tetaplah seorang anak.
pertama kali bertemu, pandanganku begitu erat pada sosokmu. pertemuan-pertemuan berikutnya itu tak lagi penting. sambil melihat pemandangan sepanjang perjalanan aku bercerita tentang banyak hal dan mendengarkanmu, sesekali melirikmu lalu tersenyum (kamu tidak menyadari itu tentunya). kamu bercerita tentang hal yg kamu suka dan kamu tidak suka.
ya, aku mencintaimu. tapi tidak berarti aku harus ikut menyukai apa yg kamu suka (bukan berarti aku membencinya karna tidak ikut menyukainya, hanya mungkin belum)
ya, aku mencintaimu. tapi tidak berarti aku harus ikut tidak menyukai apa yg kamu tidak suka.
aku disini untuk mencintaimu bukan untuk menjadi cerminmu.
ketika kamu mengajakku memasuki duniamu, aku tidak akan menolak itu memberi kesan kamu mempercayaiku. setelah hari itu aku tidak akan berpikir menyukai duniamu atau membenci duniamu, aku hanya akan bergumam “oh begini duniamu”.
mengetahui duniamu bukanlah suatu ajang untuk menilai diri kamu, itu terlalu picik. pemikiran, perkataan, perbuatan kamulah penilaianku. bukan menurut dia atau mereka, tapi menurutku.
ketika kita dihadapkan pada dua benda/dua hal, mungkin aku akan memilih ini dan kamu akan memilih itu. tolong diingat itu bukan berarti kita tidak cocok, kita hanya beda selera. karena ada atau tidak ada benda/hal itu pun kita masih bisa berjalan bersama.
jika kamu berpendapat aku seperti anak kecil, berarti kamu tidak mengenalku dengan baik. dibalik sikapku yg menurutmu seperti anak kecil aku mampu berpikir dewasa walau terkadang aku tidak mewujudkannya dalam bentuk nyata.
sama halnya dengan orang lain, aku tidak hanya ingin mencintai aku juga ingin dicintai. itu tidak berarti aku memaksamu untuk mencintaiku, ketika aku mencintaimu mungkin cinta yg aku keluarkan terbalas melalui orang lain.
“Jika kamu memang untukku, indahkanlah segala sesuatunya. Tetapi jika memang kamu bukan untukku, jangan suburkan perasaan ini. Biarlah ia menjadi tanaman kerdil yg indah.”
-
myblogmyrights reblogged this from shindipratiwi
-
rifayani liked this
-
shabiraaaa reblogged this from shindipratiwi
-
shindipratiwi posted this